Makalah kaitan obesitas dengan genetik pada anak

Aktivitas fisik yang dilakukan sejak masa anak sampai lansia akan mempengaruhi kesehatan seumur hidup. Preventif Pencegahan Tingkat risiko obesitas pada anak dapat dicegah dengan melakukan beberapa hal di antaranya meningkatkan aktivitas anak, modifikasi pola asuh orangtua dan perilaku anak, dan modifikasi pola makan ke arah pola makan sehat.

Para orangtua berperan penting dalam membentuk kebiasaan dan pola makan anak-anak mereka. Tujuan Penulisan Adapun yang menjadi tujuan penulisan makalah ini, yaitu: System metabolism anak berbeda-beda, anak yang kecepatan metabolismenya lambat akan lebih berisiko menjadi obesitas.

Akibatnya, anak akan mengalami kelebihan berat badan saat berusia tahun. Agent Agent merupakan suatu substansi atau elemen tertentu yang kehadiran atau ketidakhadirannya dapat menimbulkan atau mempengaruhi perjalanan suatu penyakit. Faktor Keturunan Obesitas bisa diturunkan oleh orang tua. Lemak di sekitar pinggang dapat menjadi pertanda adanya lemak internal yang bisa menimbulkan masalah kesehatan serius sehingga dengan menguranginya maka kesehatan juga dapat meningkat.

Obesitas Pada Anak

Obesitas umumnya menyebabkan akumulasi lemak pada daerah subkutan dan jaringan lainnya. Pekerjaan yang merupakan salah satu faktor yang secara tidak langsung dapat menyebabkan obesitas, terutama pekerjaan yang tidak terlalu memerlukan aktivitas fisik yang barat.

Kurang Gerak Tingkat aktivitas fisik juga mempengaruhi besarnya penggunaan energi oleh tubuh. Penanggulangan obesitas pada anak lebih sulit dibandingkan obesitas dewasa, karena penyebab obesitas yang multifaktorial dan anak yang masih dalam taraf tumbuh kembang.

Sedangkan bila kerusakan terjadi pada bagian yang bertugas menghambat nafsu makan, maka seseorang akan menjadi rakus makan dan menimbulkan obesitas. Masalah obesitas kini telah menjadi perhatian khusus badan kesehatan dunia Perhatian tidak hanya ditujukan kepada jumlah lemak yang ditimbun, tetapi juga kepada lokasi penimbunan lemak tubuh.

Pada umumnya faktor pendidikan dapat berperan dalam peningkatan pengetahuan seseorang. Penambahan ukuran atau jumlah sel-sel lemak atau keduanya menyebabkan bertambahnya jumlah lemak yang disimpan dalam tubuh.

Anak yang memiliki kecepatan metabolisme lebih lambat memiliki risiko lebih besar menderita obesitas. Minuman ringan soft drink Sama seperti makanan cepat saji, minuman ringan soft drink terbukti memiliki kandungan gula yang tinggi sehingga berat badan akan cepat bertambah bila mengkonsumsi minuman ini.

Apa yang dapat dilakukan Orang Tua? Pola aktivitas yang dilakukan oleh seorang anak juga dapat mempengaruhi seorang anak terkena obesitas. Peningkatan kebutuhan energi sejalan dengan bertambahnya usia.

Berbagai laporan terkini mengindikasikan bahwa prevalensi obesitas di seluruh dunia baik di negara berkembang maupun negara yang sedang berkembang telah meningkat dalam jumlah yang mengkhawatirkan.

Keuntungan utama dari penggunaan IMT adalah praktis, obyektif, dan mempunyai nilai biologis. Kesimpulan Pertumbuhan adalah setiap perubahan dari tubuh yang berhubungan dengan bertambahnya ukuran tubuh baik fisik anatomis maupun struktural dalam arti sebagian atau menyeluruh.

RLPP mempunyai nilai batasan yang ditentukan oleh penelitian epidemiologi dengan populasi luas. Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan skillstruktur, dan fungsi tubuh yang lebih kompleks.

Prevalensi obesitas meningkat dari tahun ke tahun, baik di negara maju maupun negara yang sedang berkembang. Screening dapat dilakukan lebih dini dengan teknologi informasi kesehatan sehingga manajemen obesitas yang meliputi pemantauan berat badan, pengaturan asupan makanan dan cairan serta terapi medis bisa dilakukan secara komprehensif.

Indeks Massa Tubuh IMT dihitung dengan cara mengalikan berat badan anak kemudian dibagi dengan kuadrat dari besar tinggi anak.

Tipe Hiperplastik-Hipertopik:Obesitas anak dapat memberikan tekanan dan regangan yang lebih besar terutama pada tulang kaki daripada anak dengan berat normal.

Oleh karena itu tulang kaki anak obesitas biasanya mempunyai ukuran yang lebih besar, sehingga menyebabkan ketidakseimbangan ketika berjalan ataupun berlari. Obesitas pada anak adalah kondisi medis pada anak yang ditandai dengan barat badan di atas rata-rata dari Indeks Massa Tubuhnya (Body Mass Index) yang di atas normal.

Indeks Massa Tubuh (IMT) dihitung dengan cara mengalikan berat badan anak kemudian dibagi dengan kuadrat dari besar tinggi anak. Sedangkan prevalensi berat badan berlebih anak-anak usia tahun pada laki-laki 9,5% dan pada perempuan 6,4%, yang hampir sama dengan estimasi WHO sebesar 10% pada anak usia tahun (Depkes, dalam Grinting, ).

Obesitas pada anak merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius di masyarakat kita dewasa ini. Di Amerika, obesitas pada anak dikatakan telah meningkat sebesar 3 kali lipat selama 30 tahun terakhir.

Sedangkan di Indonesia sendiri masalah ini juga meningkat tajam sebesar 2 kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir.

Riwayat obesitas pada orangtua berhubungan dengan genetik/hereditas anak dalam mengalami obesitas.9 Penelitian Haines et al. kelebihan berat badan pada orangtua memiliki hubungan positif dengan kelebihan berat badan anak Faktor genetik berhubungan dengan pertambahan berat badan, IMT, lingkar pinggang dan aktivitas fisik.

Jika ayah dan/atau ibu menderita overweight (kelebihan. Gangguan psikologik berupa kelainan emosional sering dijumpai pada anak dengan obesitas,meskipun terlihat ia dapat menyesuaikan kennelsalasana.com malu ia enggan untuk bermain dan bergaul dengan temannya atau menghindar untuk kennelsalasana.coman emosional ini mungkin menjadi penyebab atau merupakan akibat keadaan obesitas.

Makalah kaitan obesitas dengan genetik pada anak
Rated 3/5 based on 53 review